"Jika Anda tidak berhasil menemukan arena tempat keberuntungan berpihak kepada Anda, ciptakanlah arena itu." - James Clear
Semua orang pasti pernah berada di titik terendah dalam
hidupnya. Jatuh sejatuh-jatuhnya sampai rasanya ingin menyudahi hidup karena
rasanya tidak berguna. Bila kamu sedang dalam masa ini, tenanglah, kamu tak
sendiri.
Saya juga pernah mengalami hal serupa, tepatnya setelah
lulus dan tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Lebih dari satu tahun berjuang
mengirim lamaran -yang entah sudah berapa banyak-, menjalani berbagai tes di
banyak kantor, namun tak kunjung diterima.
Namun menariknya, di tengah masa sulit itu otak saya seolah
membuka berbagai laci yang awalnya sudah lama terlupakan. Mencari berbagai cara
yang mungkin sempat terlewatkan agar setidaknya saya bisa mendapatkan penghasilan.
Mencoba menciptakan pintu baru, saat tak ada satupun pintu yang mau terbuka
Di tengah situasi itu, saya teringat seorang teman yang
pernah menawarkan membuka bisnis kecil, walau saat itu sebenarnya lebih ke arah
bercanda. Tak ingin terlalu menunggu waktu lama, cobalah saya untuk
menghubunginya. Dan ya, hanya dalam waktu satu bulan persiapan kami mulai
membuka toko online yang hingga kini masih berjalan.
Saat itu yang ada dalam pikiran saya adalah, jika tidak ada
pintu yang terbuka, kenapa tidak sekalian saja menciptakan pintu baru?
Pintu baru ternyata menarik, sekaligus penuh tantangan
Jangan tanya apakah saat saya memulainya bisa langsung
mendapatkan apa yang diinginkan? Tentu saja tidak.
Saya yang tidak pernah membuat pintu harus belajar dari
dasar dari bagaimana memilih bahan pintu, alat apa saja yang harus disiapkan,
hingga bagaimana cara membuatnya. Pernah sekali waktu kami membuat pintu dengan
bahan seadanya, dan seperti yang kamu duga, pintu itu tidak bisa sepenuhnya
berfungsi.
Kurang lebih 6 bulan kami mencari tahu apa yang salah dan
mencoba memperbaikinya. Melakukan berbagai cara agar pintu ini berfungsi
sebagaimana mestinya. Hingga akhirnya benar-benar terbuka di bulan ke 7.
Bayangkan bila saat itu saya masih terus mengetuk ratusan
pintu lainnya. Memang ada kemungkinan akan ada satu pintu yang terbuka, tapi
belum tentu pintu itu juga akan cocok dengan saya.
Pintu baru tak selamanya berfungsi dengan baik
Saya setuju bila tak semua orang cocok dengan pintu yang
dibuatnya sendiri. Maka dari itu akan lebih baik bila kamu menemukan hal yang
paling menarik untukmu. Hal yang bisa membuatmu lupa waktu tanpa kehilangan
minat di dalamnya. Hal yang bisa membuatmu bersemangat dalam membuka hari.
Pintu itulah yang harus kamu ciptakan
Menemukan bahan pintu dengan kualitas terbaik adalah kuncinya
Kamu bisa saja membuat sebuah pintu dengan bahan seadanya
seperti yang pernah saya lakukan dulu, tapi jangan lupa untuk terus belajar dan
memperbaiki pintu itu. Semakin baik kualitasnya, semakin berhasil kamu ke
depannya.
Rutinlah menyelam ke dalamnya. Karena semakin kamu konsisten,
semakin baik pula tempat yang muncul begitu kamu membuka pintu tersebut. Dan kedepannya
akan ada pintu yang bisa kamu buka, bahkan kamu ciptakan dari pintu besar yang
ada di halaman tadi.

0 Komentar